
PTP atau Point to Point Network yaitu salah satu perangkat / komputer yang disambungkan ke satu perangkat / komputer saja, baik itu penyambungannya melaui perantara wireless (nirkabel) maupun kabel, misalnya dengan LAN. Point To Point Bridge hampir sama seperti Point To Point biasa tapi Mikrotik Routerboard yang sebagai client hanya dapat menjadi sebuah virtual switch untuk satu jaringan yang terhubung kabel dengan Routerboard tersebut.
Untuk membentuk sebuah koneksi point-to-point salah satu Wireless MikroTik harus berada di mode bridge dan satunya lagi mode station, mode bridge ini bertindak sebagai pemancar yang hanya dapat dihubungkan 1 client saja , sedangkan station sebagai penerima, antara bridge dan station harus memiliki ssid yang sama dan juga channel yang sama untuk saling terhubung.
Konfigurasi Point To Point ( sisi Bridge)
Pertama. Remote perangkat wireless tersebut menggunakan winbox setelah itu buka menu Wireless > Tab Interfaces, Kemudian klik salah satu device wireless, lalu pindah ke tab Wireless.- Ganti mode menjadi bridge.
- Tenntukan Frequency secara manual agar tidak terjadi interferensi.
- Beri SSID atau nama Wireless sesuka anda.
- Wireless Protocol tetapkan menjadi 802.11.
- Setelah itu klik OK untuk menerapkan konfigurasi.
Kedua, berikan IP Address pada interface wlan1, caranya klik menu IP > Address
- Masukan IP Address yang ingin diberikan.
- Setelah itu atur interface yang ingin diberikan IP Address.
- Klik OK.
Untuk konfigurasi bridge lebih jelasnya dapat dilihat diblog ini: NEET
Konfigurasi Point To Point ( sisi Client)
1.Login dahulu MikroTik Routerboard menggunakan Winbox
2.Buka menu Wireless. Enable dahulu wlan1 jika masih disabled.
4. Connect ke jaringan yang telah dibuat oleh router Bridge.
Apply lalu OK.
6. Tambahkan IP Address yang satu network dengan router Bridge.
7. Setelah semua dikonfigurasikan, pastikan Client telah terhubung dengan router Bridge, ditandai dengan "R" (Runnning) di interface wlan.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar